Zombie Hand Set

Friday, 23 October 2015

Cara Upload Foto ke Google.co.id


Google Images adalah kumpulan gambar yang ditemukan di situs website. Ketika melakukan pencarian untuk gambar tertentu, seperti "Ahmad Dhani", maka Google melakukan pencarian pada website yang memiliki deskripsi yang tepat dan akan menampilkan ribuan gambar yang sesuai dengan kata kunci yang dicari
Untuk menampilkan gambar Anda pada Google Images sangat mudah dilakukan, sedangkan untuk mengunggah foto pada hasil pencarian Google image, tidak dapat dilakukan dengan cara langsung mengupload foto ke Google, oleh karena itu letakkanlah gambar Anda pada sebuah website sehingga Google dapat menemukannya.
Berikut ini adalah cara memasukan foto ke google
1. Buatlah nama gambar sesuai dengan kata kunci yang diinginkan
Jika Anda mempunyai foto ahamd dhani, maka berilah nama pada foto itu menjadi ahmaddhani.jpg, ini berfungsi untuk mempermudah robot Google mendeteksi gambar.
 
2. Posting gambar Anda ke situs website
Tempatkan gambar Anda pada sebuah situs web dan tunggu hingga Google melihat gambar Anda, selanjutnya Google akan memasukkan gambar Anda dalam database pencarian Google Images, pastikan Anda memiliki beberapa teks deskriptif terkait dengan gambar sehingga Google memahami kata kunci apa yang berhubungan dengan gambar tersebut. Idealnya Anda harus mengisi tag ALT gambar.
Jika Anda ingin foto atau gambar muncul di hasil pencarian Google Images, Anda perlu memposting gambar pada sebuah situs web, namun jika Anda tidak memiliki sebuah website, berikut adalah beberapa layanan hosting konten yang dapat Anda gunakan gratis:
  • Upload foto Anda ke jaringan sosial seperti Google+
  • Tambahkan gambar ke blog menggunakan Blogger
  • Buat website Anda sendiri dengan menggunakan Google Sites
     
3. Pastikan gambar yang Anda posting dapat diakses oleh umum
Dengan meposting gambar pada situs publik dan mudah dicari, akan memungkinkan Google untuk menemukan gambar Anda dan menambahkannya ke indeks Images. Ketika Anda meng-upload gambar, pastikan bahwa halaman web yang berisi gambar Anda dapat diakses oleh publik. Misalnya, jika Anda memposting foto di Google+, pastikan pengaturan privasi adalah Umum.
 
4. Tunggu dan lihat hasilnya
Tunggu beberapa hari dan coba cari gambar Anda. Ini dapat berlangsung beberapa menit hingga beberapa bulan agar gambar Anda dapat muncul di Google Images tergantung pada berapa sering Google mengindeks situs Anda.
 
Tips untuk membantu agar gambar Anda muncul dengan cepat
Untuk membantu gambar Anda muncul dalam hasil pencarian Google, ikuti praktek terbaik dibawah ini, yaitu :
Sertakan teks deskriptif. Sertakan teks deskriptif di suatu tempat dekat gambar seperti "alt" tag atau caption. Hal ini membantu Google memahami gambar yang relevan.
Upload foto berkualitas tinggi. Konten gambar yang besar adalah cara terbaik untuk membangun lalu lintas ke situs Anda.
Bersabarlah. Gambar yang Anda upload ke web tidak akan langsung muncul dalam hasil pencarian. Anda harus menunggu sampai situs Anda diindeks oleh Google sebelum gambar Anda muncul.
Uploadlah foto pada Google+ dengan menggunakan nama profil pada Google+ sesuai dengan kata kunci yang diinginkan.

Tips Berkebun Emas ala Faris Sofyan Syah

emas antam

Asumsi Berkebun Emas 25grm 
a) Harga Emas Batangan 25grm Bersertifikat Antam = Rp 9.000.000 (Saat Tulisan Ini Dibuat) 
b) Anda Saat Ini Memiliki Uang Tunai Rp 12.750.000 
c) Anda Sanggup Menyisihkan Uang Dari Primary Income Anda. Untuk Investasi Emas Minimal 1x Dalam Sebulan Senilai Rp 3.750.000 
d) Nilai Gadai Emas di Bank 80% dari Harga Taksir Bank * 
e) Harga Taksir Bank Rp 300.000/grm * 
f) Biaya Penitipan Rp 2.500/grm/bulan * 

* Nilai Gadai, Nilai Taksir dan Biaya Penitipan setiap Bank Syariah akan berbeda, oleh karena itu lakukan survey untuk mencari yang terbaik bagi kita. Angka tersebut diatas real saya peroleh dari pengalaman pribadi saya meng-gadaikan Emas disalah satu Bank Syariah di Kota Bandung. Angka yang tebaik bagi kita adalah, Nilai Gadai Yang Tinggi serta Biaya Penitipan Yang Rendah. 

Langkah 1
Belilah Emas Batangan 25grm dengan uang tunai yang anda miliki: 
Rp 12.750.000 – Rp 9.000.000 = Rp 3.750.000 
Jadi saat ini Anda telah memiliki Emas 25grm dan sisa uang anda setelah dibelikan Emas menjadi Rp 3.750.000 

Langkah 2
Bawalah Emas Batangan 25gm tersebut ke Bank Syariah favorit Anda, Gadaikan!! Proses Gadai hanya memakan waktu paling lama 30 menit. Dan anda akan memperoleh uang Rp 6.000.000 dari hasil Gadai. 

----> Rp 300.000 x 80% = Rp 240.000 x 25grm = Rp 6.000.000 

*) Rp. 300.000 = Harga taksir bank 
*) 80% = Nilai gadai bank 
*) Rp 6.000.000 = Uang gadai yagng diterima

Kalau di Bank Syariah tempat saya meng-gadaikan Emas, saya diminta untuk membuka rekening agar pen-debetan Biaya Penyimpanan lebih mudah. Oleh karena itu, Anda setorkan juga uang Rp 750.000 untuk Biaya Penitipan selama 1 tahun, 

----> Rp 2.500/grm/bln x 25grm x 12 bulan = Rp 750.000 

Jadi sisa uang Anda saat ini Rp 3.750.000 – Rp 750.000 = Rp 3.000.000 

Langkah 3
Uang hasil Gadai Rp 6.000.000 ditambah sisa uang Anda Rp 3.000.000 (3.750.000 – 750.000) menjadi Rp 9.000.000, nah cukup kan untuk membeli Emas Batangan lagi seberat 25grm… 

Jadi posisi Kebun Emas Anda pada langkah ke-3 ini sbb: 

----> 1. 25grm -> Rp 6.000.000 + Rp 3.000.000 = Rp 9.000.000 -> Beli Emas Rp 750.000 
----> 2. 25grm 

*) Rp 6.000.000 = Uang Hasil Gadai 
*) Rp 3.000.000 = Dari Primary Income 
*) Rp 750.000 = Biaya Penitipan

Langkah 4
Emas yang terahir (ke-dua), jangan digadai dulu!! Tunggu sampai Anda memiliki uang Rp 3.750.000 (menyisihkan dari Primary Income), lalu ulangi langkah ke-2… 
Sampai kapan? Sampai Anda sendiri merasa cukup… Saya sudah melakukan ini selama satu tahun dan Emas saya sudah ada yang berbuah lebat karena saat beli masih diharga Rp 260.000/grm sementara saat ini Rp 344.000, tapi saya masih tetap ingin menahannya hingga tahun depan. 
Contoh jika langkah tersebut diulang sampai lima kali: 

----> 1. 25grm -> Rp 6.000.000 + 3.000.000 = Rp 9.000.000 -> Beli Emas Rp 750.000 
----> 2. 25grm -> Rp 6.000.000 + 3.000.000 = Rp 9.000.000 -> Beli Emas Rp 750.000 
----> 3. 25grm -> Rp 6.000.000 + 3.000.000 = Rp 9.000.000 -> Beli Emas Rp 750.000 
----> 4. 25grm -> Rp 6.000.000 + 3.000.000 = Rp 9.000.000 -> Beli Emas Rp 750.000 
----> 5. 25grm 

******************************************************************* 
Ingat, Emas yang terahir (no 5) jangan digadaikan. Simpan!! Karena ini akan menjadi KUNCI HARTA KARUN ANDA ...
******************************************************************* 
Ingat, Emas yang terahir (no 5) jangan digadaikan, karena kunci dari permainan ini ada di Emas yang terahir. Emas tersebut yang bisa membebaskan teman-temannya yang berada di Bank. Makanya kita sebut sebagai KUNCI HARTA KARUN… 

Coba Anda perhatikan pembelian Emas ke-dua dan selanjutnya, 2/3 biaya pembelian Emas (Rp 6.000.000) dimodalin pihak Bank!! Dan ketika harga Emas ini naik, seluruh kenaikan Emas dinikmati oleh Anda. 
Itulah sebabnya jurus ini membuat Anda makin kaya… 
Masih bingung?!? 
Ok, saya jelaskan lebih detail. Seandainya saya punya uang Rp 6.000.000 dan Anda punya uang Rp 3.000.000, lalu kita menggabungkan uang kita menjadi Rp 9.000.000 dan kemudian uang tersebut kita belikan Emas. Maka, karena Emas itu milik bersama (Saya dan Anda), porsi kepemilikan saya adalah 2/3 dan porsi kepemilikan Anda 1/3, setuju? 

Nah, ketika harga Emas mencapai Rp 12.000.000/25grm lalu kemudian kita jual, maka akan diperoleh selisih akibat kenaikan Emas sebesar Rp 12.000.000 – 9.000.000 = Rp 3.000.000. Karena Emas tersebut milik bersama, maka hak saya atas selisih harga Emas tersebut adalah 2/3 nya atau Rp 2.000.000 dan hak Anda 1/3 atau Rp 1.000.000. Itu yang terjadi kalau saya dan Anda sama-sama beli Emas alias patungan. 

Pada Jurus Cerdas Berkebun Emas, pembagian selisih kelebihan harga Emas tidak terjadi. Kenapa? Karena berapapun kenaikan Harga Emas hutang Anda pada Bank TETAP Rp 6.000.000, semua selisih harga Emas itu tetap jadi milik Anda. 

Kewajiban Anda hanya membayar biaya pemeliharaan yang nilainya jauh dari kenaikan harga Emas itu sendiri. Anggap saja biaya nyiram dan pupuk dalam Berkebun Emas hehehe… 
Baiklah, mari kita buktikan… 
Saya baru akan melepas Emas saya kalau sudah selisih harganya di atas 30% (itupun kalau mau, karena saya cenderung akan menyimpannya sampai 2-3 tahun). Jadi kalau melihat contoh di atas, saya akan lepas Emas saat mencapai harga Rp 12.000.000/25grm. 
Bagaimana caranya membebaskan yang ada di Bank, gampang!! 

Kan kita punya Kunci Harta Karunnya… dan ingat hutang kita tidak bertambah walaupun harga Emas naik… 
Kondisi Kebun Sebelum Dipanen… 

----> 1. 25grm -> Rp 6.000.000 + 3.000.000 = Rp 9.000.000 Rp 750.000 
----> 2. 25grm -> Rp 6.000.000 + 3.000.000 = Rp 9.000.000 Rp 750.000 
----> 3. 25grm -> Rp 6.000.000 + 3.000.000 = Rp 9.000.000 Rp 750.000 
----> 4. 25grm -> Rp 6.000.000 + 3.000.000 = Rp 9.000.000 Rp 750.000 
----> 5. 25grm 

Langkah 1
Jual Emas nomor 5 (kunci harta karun) yang ada di tangan Anda, dengan harga saat ini tentunya. Anda akan memperoleh Uang Tunai Rp 12.000.000 

----> 5. 25grm -> Dijual Rp 12.000.000 

Langkah 2
Dengan uang Rp 12.000.000, Anda bisa melunasi (menebus) 2 batang Emas yang ada di Bank (ingat sekali lagi, hutang kita tidak bertambah gara-gara harga Emas naik). Biaya melunasi 2 batang Emas adalah @ 
Rp 6.000.000 x 2 = Rp 12.000.000. Jadi, Emas nomor 3 dan 4 Anda tebus lalu JUAL LAGI !! 

----> 3. 25grm -> Ditebus Rp 6.000.000 -> lalu dijual Rp 12.000.000 
----> 4. 25grm -> Ditebus Rp 6.000.000 -> lalu dijual Rp 12.000.000 

Total Hasil Penjualan Emas Rp 24.000.000 

Di langkah kedua ini Anda sudah memperoleh uang Rp 24.000.000 dan Anda hanya butuh Rp 12.000.000 untuk membebaskan Emas no 1 & 2. 
Jadi sekarang sisa uang Anda tinggal Rp 24.000.000 – Rp 12.000.000 (Untuk Menebus Emas No 1 & 2) = Rp 12.000.000 

Langkah 3
Sama seperti langkah kedua, uang Rp 12.000.000 dipakai untuk menebus Emas no 1 dan 2. 

----> 1. 25grm -> Ditebus Rp 6.000.000 -> lalu dijual Rp 12.000.000 
----> 2. 25grm -> Ditebus Rp 6.000.000 -> lalu dijual Rp 12.000.000 

Total Hasil Penjualan Emas Rp 24.000.000 

Jadi sekarang uang Anda dari hasil penjualan Rp 24.000.000 ditambah sisa dilangkah kedua Rp 12.000.000 total Rp 36.000.000 !!! 
Berapa modal yang Anda keluarkan, total modal yang di keluarkan adalah: 
Modal Anda 

----> Beli 1 @ 25 gram Emas -> Rp 9.000.000 
----> Beli Emas ke 2 s/d 5 -> 3.000.000 x 4 = Rp 12.000.000 

Total Modal Anda Rp 21.000.000 

----> Hasil Penjualan EMAS Rp 36.000.000 
----> Modal Anda Rp 21.000.000 - 
----> Selisih Harga Emas Rp 15.000.000 

Selisih dari harga Emas yang kita peroleh adalah Rp 36.000.000 – Rp 21.000.000 = Rp 15.000.000 !!! Dan itu semuanya milik Anda !!! 

Dikurangi dengan biaya pemeliharaan selama setahun Rp 750.000 x 4 = Rp 3.000.000, jadi total selisih harga Emas yang Anda peroleh adalah Rp 12.000.000. Kalau peristiwa ini terjadi kurang dari satu tahun, maka tentunya biaya pemeliharaan yang Anda keluarkan menjadi lebih kecil.

CATATAN : Sebelum berkebun, sebaiknya anda melakukan survey harga pemeliharaan/penitipan emas, baik itu di pegadaian atau di bank syariah di kota anda dan pilihlah untuk biaya yang paling rendah dengan ketentuan berlaku di masing bank/pegadaian tentunya.

Thursday, 22 October 2015

Saat Dollar Naik

dollar naik

Ngeributin “dollar naik” itu sama aja kayak ngomong sama tembok di gangmu, gak ngefek omonganmu, kecuali kamu lurahnya.
Gak perlu jadi orang pinter untuk memahami kenapa dollar naik dan bagaimana antisipasinya. Mata Uang yang sejatinya bukan komoditas, kalo dijadikan komoditas, ya jadi naik turun harganya.

Kalo banyak yang cari, suplai terbatas, maka akan naik. Siapa yang mencari? Ya yang membutuhkan. Siapa yang membutuhkan? Kamu yang suka beli barang IMPORT.
“Lho aku bayar pake rupiah koq”. Ya, tapi importirnya pake dollar.
Makanya sebisa mungkin pake merek dan (konten) produk Indonesia, makan gado-gado atau pecel tanpa tempe, karena kedelainya import juga.
Trus kalo punya duit lebih, simpanlah di emas, karena emas adalah nilai tukar sejati, yang gak bisa dicetak tanpa ditambang. Kalo mau bantu Indonesia bebas dari penjajahan, bebaskan dirimu dari penjajahan merek asing dahulu. Lepaskan EGO dan GENGSI-mu.
Gengsilah pakai MEREK Indonesia dan sebisa mungkin kontennya juga murni Indonesia. Baru cepet merdeka kita. Setiap mau beli MEREK asing atau makan di franchise asing, tanyakan, “Daruratkah? Ada pilihan INDO yang acceptable gak?”.
Tanamkan dalam benakmu bahwa beli merek asing itu NISTA >> jangan dipamerkan, sembunyi-sembunyilah saat memakainya.
“Mas, gak ada ajaran agama yg nglarang kita pake merek asing”. Iya bener, ini ajaran nalar ala juragan, bukan agama.
Gak perlu pinter banget untuk jadi pemimpin negeri ini, cuma perlu punya hati dan ketegasan dalam membuat keputusan.
Karena kita ini hanya rakyat jelata, ya sudahlah, mulai dari diri kita ya Doel. Cintailah produk-produk Indonesia, bukan Chinailah ploduk-ploduk Indonesia.
Mulai banyak tips beredar seputar menghadapi krisis. Renungkan baik-baik sebelum meng-amini-nya, apakah itu sikap oportunis atau patriotis?
Hal yang serupa saat krisis tahun 98, banyak yang melepas rupiah dan memborong dollar >> ini sikap oportunis yang makin menenggelamkan rupiah.
Biarlah kita KERE sementara, daripada KAYA diatas penderitaan orang lain dan memperkeruh situasi.
Kalo masih ngeyel, tetap hindari beli dollar, beli emas aja.
Yuk sama-sama berdoa dan istighfar, semua kejadian ini akibat system ekonomi kita yang jauh dari syariah. Dan akan berulang terus jika tak kembali ke syariah.

Wednesday, 21 October 2015

Cara Menjadi Guru Yang Baik

guru baik

Guru Yang Baik adalah Guru Yang Mengajar Muridnya Dengan Hati

Seorang guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan kepada murid muridnya, tetapi juga mendidik mereka. Untuk mendidik ,tidak harus mengajar di bidang etika atau menjadi guru agama Mengajar di bidang apapun, sesungguhnya setiap guru , dapat menerapkan pendidikan bagi para muridnya, yakni mengajar dengan hati


Menjadi guru jangan hanya ingin menjadi orang yang didengarkan kata katanya, tetapi juga harus bersedia mendengarkan kesulitan yang dihadapi oleh muridnya. Prinsip dasar inilah yang sering dilupakan ,sehingga kalau kita mau bicara dengan jujur, pada masa ini, yang berdiri di depan kelas, kebanyakan adalah tenaga tenaga pengajar. Bukan seorang guru. Bagaimana mungkin menjadi guru, setelah satu tahun mengajar, masih tidak dapat menghafal nama murid muridnya.

Murid Disuruh Mengerjakan Soal. Guru Sibuk Dengan HP

Murid murid di jaman kini , sudah jauh lebih kritis dibandingkan dengan murid murid 10 tahun lalu. Coba dengarkan apa yang mereka saling ceritakan diluar kelas :” Pak guru, suruh kita kerjakan soal yang banyak ,agar bisa main Hp .Sehingga ketika kita saling menyontek, pak guru sama sekali tidak melihat”

Bayangkan, kalau di benak murid murid, sudah tertanamkan image seorang guru yang tidak dapat menjaga kewibawaan seorang pendidik,maka apakah kita masih bisa berharap kelak anak anak didik sang guru ,bakal menjadi anak anak yang cerdas dan jujur? Kendati ,saya bukan lagi seorang guru, namun senantiasa mengikuti perkembangan pendidikan, karena menguatirkan bila cucu cucu, kami berada dalam tangan seorang pengajar, bukan seorang guru.

Guru adalah Seorang Pemimpin

Seorang guru adalah seorang pemimpin. Yang cara berpikir, sikap mental dan prilakunya yang tercermin dalam keseharian di depan dan diluar kelas, menjadi contoh teladan bagi anak anak yang berada diasuhnya.Seorang yang tidak dapat memimpin diri sendiri, mustahil akan dapat menjadi seorang guru yang baik.


Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud menggurui, hanya sekedar saling mengingatkan, bahwa seorang guru, adalah sosok yang seharus patut ditiru ,prilakunya.Beruntung masih cukup banyak guru  yang patut menjadi teladan ,namum masih cukup banyak yang berdiri sebagai pengajar. Semoga kedepan setiap sosok yang berdiri mengajar di depan kelas adalah seorang guru.